Tuesday, February 10, 2009

Menunggumu

puisi ku yang ke 131


Puisi ini, terinspirasi dari pengalaman pribadi ...

Menunggu seseorang di sebrang sana ... hahahaha

Aku buat puisi ini pada Wed, 4th Feb '09

Menunggumu

Katanya pelangi pagi ini,
akan menerangi jiwaku
Tapi, sampai saat ini,
tak ku lihat dirinya di sini
Dia berjanji akan menyambutku,
menyambutku pagi ini,
dengan sejuta warna di tubuhnya

Ku beranikan diri bertanya,
bertanya pada awan gulita
di seberang sana

Katanya pelangi sedang mandi,
bermandikan bintang malam bersama komet
melintasi jagat raya
Hatiku sedih,
sedih karena pelangi,
ia tak menepati janjinya

Lalu aku terus berjalan,
berjalan menelusuri jalan setapak
Disana aku bertemu bunga,
bunga sedang membersihkan diri,
diri dari terpaan angin kencang
bergulat bersama rerumputan,
rerumputan bernyanyi suka cita

Lalu ku sapa bunga
Bertanya dalam kebimbangan
Ku tanya padanya

Bunga hanya tersenyum simpul,
katanya bersabarlah
pelangi tak mungkin mengkhianatimu
Aku pun kembali tersenyum

Aku terus berjalan,
dan tiba-tiba
Ku lihat awan pergi
Awan telah selesai membuang limbah langit
Tak lama ku dengar teriakan pelangi
teriakkan keceriaan pelangi
bersamaan dengan dirinya yang cemerlang
dirinya yang membawa sejuta warna tubuhnya

Kini jiwaku bersama,
bersama keceriaan,
kehangatan diri,
diri dari sang pelangi,
pelangi yang telah menepati janjinya


By : Sesaria



No comments: